Bagi manusia, dengan perspektifnya masing-masing, hidup terbagi dalam berbagai sisi maupun sudut pandang. Terserah menurut mereka, mau membedakkannya antara sisi kelam maupun sisi cerah, atau yang lebih konkret lagi. Karir, cinta, jodoh, jalur hidup, dan lain sebagainya. Dan terkadang menurut mayoritas manusia-manusia yang sekarang berdiri menempati ranah bumi ini, cinta merupakan hal yang paling mempengaruhi tekstur kehidupan mereka masing-masing. Tidak setuju? Pasti bergumam ‘kata siapa ah?’. Sama, penulis pun tak setuju, karena terkesan menggelikan, malah hampir mepet ke rasa jijik dan tidak mau membahas. Apa daya, hidup ini keras. Penulis harus bercerita..
Tersebutlah dua insan manusia yang hidup biasa-biasa saja, sampai mereka menemukan rasa ingin menyayangi satu sama lain. Ya, dialah yono, dialah sari. Yono dulu. Yono merupakan seorang pria sehat yang biasa saja. Biasa dari segi fisik dan materi. segi yang menurut gadis-gadis zaman sekarang itu merupakan dua hal pokok, atau mungkin kriteria, syarat? Apa dong? Terserah. Pokoknya berujung kesitu. Ya, itulah si yono, tetapi dibalik kebiasaannya itu, yono merupakan pribadi yang ceria, yang dicintai dan disayangi oleh teman-temannya. Yono juga merupakan pemuda yang kritis dan cakap. Dirinya selalu mengkritisi kebijakan lurah di desanya yang terkadang selalu semena-mena, bikin kaya sendiri tapi memiskinkan rakyatnya, warganya. Yono oh yono. Di sisi lain keanggunan dirinya, yono adalah anak yang amat sangat tidak romantis, dia paling anti apabila teman-temannya sudah membicarakan cinta, jijik katanya, seperti tidak ada pembahasan lain saja, begitu katanya. Benar juga sih, tapi bosanlah kamu, saya, kalian, jika setiap hari yang dibicarakan itu negara lagi negara lagi, negara sudah kacau juga, malah bikin pesimis, mengendurkan semangat muda. Kamu yang tidak setuju ya sana bergumam sendiri ya. Benar, asli ini orang tidak romantis, setiap melihat wanita, malah dicari-cari sisi buruknya, dicari cacatnya sebelah mana, sengaja supaya bisa dikritisi, supaya ada kepuasan dalam hati yono. Puas karena sudah bikin wanita yang menurutnya sok, menjadi rendah, rendah di matanya sendiri, dan atau terkadang mengajak temannya untuk ‘merendahkan bareng’. Apa ini? Tidak mengerti ya. Sudahlah. Tetapi jangan kau kira dia tak punya teman wanita, ada. Banyak, sengaja dia punya teman wanita, karena menurut yono, mereka beda dari wanita kebanyakan. Dinilai dari apa ya Cuma yono yang tahu. Tersebutlah itu teman wanitanya, yaitu si tiwi, fitri, dan tuti, tak lupa ketinggalan ya si tina. Mereka setia menemani yono. Setia, karena yakin yono juga sayang sama mereka. Aslinya begitu? Memang begitu kok. Itu gadis-gadis sering sekali bercerita sama yono. Sedikit catatan, yono tidak pernah bercerita hal apapun ke teman lelakinya. Karena menurutnya, cerita sama mereka sama saja bercerita kepada media massa. Sehingga yono, biarpun Cuma bercerita sedikit, ya sama gadis-gadis ini.
Yono si diam, akhirnya tamat, tamat setelah bertemu gadis bernama sari. Sari merupakan gadis yang subhanallah cantik, kamu kalau berpikir dia cantik fisik, kamu salah. Sari ini pribadinya sangatlah cantik. Dan sari merupakan gadis yang sama sekali beda dengan gadis-gadis metropolitan biasanya, yang biasanya menamakan dirinya di account facebook ‘emma adjah’ atau ‘vee jombloagy tapi chuek’. Tidak, tidak seperti itu. Tidak karena sari memiliki ketahanan diri yang kuat. Yang indah tercitra begitu emasnya. Oke tak apalah bicara fisik, memang aslinya juga lumayan cantik. Sari adalah gadis berkulit kuning langsat dan bermata bulat seperti bola pingpong, disertai rambut bergelombangnya yang walaupun masih kalah dengan gelombang tsunami. Tapi tidak merusak, malah bikin kangen. Kata yono begitu. Anaknya punya selera humor memadai. Sehingga komplit lah alasan yono untuk mempersuntingnya menjadi pacar. lancar seperti begitukah?? Ooh ini cerita rame. Tidak berhenti sampai disitu dong. Karena kau tahu apa yang membuatnya sulit mendapatkan sari??
Hehe, sari sudah bersuami. Bukan suami dalam konotasi yang benar, berpacar kalau aslinya. Sengaja saya tulis bersuami, biar kamu yang baca merasa menyesal, resah. Begitu tidak? Ah urusan kamu, baca saja yang betul. Ya, benar, sari sudah punya pacar. Namanya udin. Udin tidak ganteng, tidak juga mempesona. Tapi kata sari, udin baik sekali. Sungguh sari ini gadis yang manis. Dari situ saja sudah semakin menguatkan pendapat bahwa sari beda dengan gadis remaja pada umumnya. Tidak melihat fisik dan materi. Ini yang semakin membuat yono cinta sekali sama orang itu. Cinta Sari, bukan udin. Dan kalau kalian mau tahu. Udin itu teman yono. Untungnya bukan teman baik. Tapi biarpun bukan teman baik, yono tidak ada rasa sedikitpun ingin merebut sari dari udin. Karena apa? Karena yono sehat, tidak bajingan seperti lelaki pada umumnya, yang kalau mau, tinggal rebut saja dengan sekuat tenaga, dengan berbagai cara. dan ini semakin menguatkan pendapat kita bahwa yono anak yang sehat.
Yono sudah kenal sari, kenal di kepanitiaan 17 agustusan waktu itu. Sehingga merka akrab satu sama lain. Akrab karena itu tadi, selera yang sama dan humor yang cekatan. Tertawa dari hari ke hari membuat yono cinta sekali sama sari. Tapi ya itu tadi. si udin sih. Sebenarnya kalau ditilik kembali. Bukanlah udin yang salah. Yono lah. Ganggu-ganggu itu hubungan orang. Tapi tidak mengganggu. Karena perilakunya tidak memperlihatkan seperti itu. Sampai pada selanjutnya, yono merasa resah sekali karena setiap hari melihat sari dan udin berduaan, tertawa begitu senangnya yang padahal disisi lain, di afrika, anak-anak menangis karena kelaparan. Kejauhan kah? oke, tertawa begitu senangnya yang padahal disisi lain, yono teriris hatinya, merongrong minta kasih yang sama, yang tidak bisa dibagi dua. Tapi hal itu bisa ditutupi oleh yono. Karena yono professional.
Sampai pada akhirnya, yono tidak tahan akan kenyataan yang pahit begini. Kau tahu apa yang dilakukan yono??
Yono bilang suka sama sari. Yang kalian semua tahu notabennya sari kekasih udin.
Yono yang sudah bersiap dijauhi oleh sari, diam tanpa kata, kau seolah jenuuh, padaku uuuu..ini lirik lagu d’massiv. Yono sudah siapkan mentalnya untuk menghadapi kemungkinan terburuk yang akan diterimanya. Tapi selanjutnya begitukah? Cerita rame memang tidak sesuai dengan keinginan pembaca. Kau tahu? Bukannya hendak menjauhi yono. Sari malah berjanji tidak akan menjauhi yono, dan meminta kesediaan yono, untuk tidak beda kedepannya. Yono, kau mencintai orang yang tepat.
Sampai pada akhirnya, sari meminta yono, untuk berbicara, berdua, berdua layaknya pasto. Tapi tidak menyanyi. Ini berbicara. Oke yono menyetujuinya. Dan ketika tiba waktu untuk membicarakannya. Banyak sekali gangguan yang datang. Ya orang-orang yang datang karena ingin ngobrol sama mereka berdua lah, maklum yono dan sari adalah orang yang asik, yang dikagumi dimanapun mereka berdiri. Belum lagi gangguan gangguan seperti tangisan bayi di WC seberang, juga kucing yang melihat-lihat seperti ingin menanyakan ‘kalian pacarankah?serasi sekali’. Tidak, kucing. Mereka terlibat cinta terlarang.
Kau tahu selanjutnya bagaimana? Yang tahu Cuma saya. Ok, dan Allah SWT tentunya. selanjutnya. Dua insan muda yang tidak kuat ingin bicara mengenai berbagai hal ini mulai berpikir panjang. Sampai pada akhirnya, sari mengajak yono ke sebuah daerah pegunungan, pegunungan yang biasanya dipakai yono untuk mengeksekusi pak lurah yang melakukan KKN dalam mengelola uang warga. Disitu juga biasanya dipakai pramuka nasional untuk berkemah. Dan setelah sampai, takjublah yono melihat pemandangan yang ada. Yono takjub, karena sepanjang dia main-main di tempat itu, belum pernah menemukan tempat yang sebegitu indahnya. Tersiratlah di pikiran yono, wanita macam apa sari, main nya ke tempat jauh melulu. Setelah sampai..
‘’sari mau nanya apa?’’ ujar yono the condor heroes.
‘’malu, ih’’ itu sari yang bilang.
‘’malu mah lima jeung tilu’’ bohong, yono tidak ngomong begitu, tapi di otaknya tersirat begitu, tapi menurutnya, kalau disampaikan, garing. Makanya tidak disampaikan. Yono itu aslinya bicara begini,
‘’ih kenapa malu?udah jauh-jauh dateng kesini Cuma buat malu-maluan’’
‘’kamu dulu aja lah yang ngomong’’ si sari cakap.
‘’ngomong apa saya mah, kan udah waktu itu’’. Yono bicara begitu, karena berdalih, bingung mau apa.
‘’jangan disms!’’sari bilang begitu karena yono ributnya Cuma disms
‘’malu tau’’.
Karena tercipta suasana yang tidak kondusif begitu, sari yang keren memulai pembicaraan.
‘’yaudah, yono, sari tu seneng kalo deket yono, bawaannya pengen ketawa terus’’
‘’hehe’’ seringai sumringah dari yono mengalir.
‘’tapi ada yang mau saya tanyain. Yono, saya harus ngapain supaya kamu lupa sama saya?’’
Degg!!Yono yang sempat merasa naik karena pernyataan pertama, akhirnya malah hampir drop akibat pertanyaan begitu, asumsi mulai keluar di berbagai sudut otak yono, asumsi yang mempertanyakan kenapa sari berkata begitu, pikirnya, sari mau menjauhilah, sari mulai bencilah, sari sudah lebih cinta sama udin lah..
‘’itu urusan saya, problem saya, kamu ga usah pusing-pusing mikir ke arah situ’’
‘’oh satu lagi, kenapa kamu suka saya?’’pertanyaan berikutnya, 2 hit, 2 combo..
‘’sama kita,sarii, kamu kesitu saya kesitu, saya kesini kamu kesini’’
‘’maksudnya?’’
‘’misalnya, kita mencap suatu orang jelek perilakunya, kamu juga berpikiran sama’’ kata yono.
‘’oh sehati’’
‘’jangan bilang sehati ah, geleuh, melankolia’’
Tertawa lah dua insan pemuda pemudi yang sedang terlibat interaksi tersebut.
‘’sari, sekarang saya mau bertanya, kamu suka saya juga?'’
‘’bentar yono, liat itu, cipokan lah’’ celetuk sari.
Di padang rumput itu memang mereka tidak berdua saja, disebelah mereka, biarpun jauh juga, ada yang sedang berduaan didepan motor, duduk begitu bagai orang laku pacaran. Dan memang berciuman.
‘’ah benerlah, sari, seumur hidup saya belum pernah liat orang yang cipokan secara langsung lah’’
‘’makanya liat dulu’’
‘’aah udah ah, jawab dulu ih sari’’
Sari mulai bingung, bukan karena tidak tahu jawabannya, tapi dia bingung harus dijawab atau tidak, yang pada akhirnya malah dijawab.
‘’saya takut salah, kamu tahu kan saya dulu pernah menulis ‘aku adalah musim gugur’..ngerti ga kamu?’’Sari malah bertanya balik.
‘’ga tahu, apaan emang’’
‘’ah kamu mah, itu teh bermakna banget’’
‘’iih ga tau asli’’ ujar si yono.
‘’yono, kamu tahu, musim gugur itu mencirikan ketidaktetapan pendirian, intinya saya telah mencintai dua orang yang berbeda ‘’
‘’dua orang?satu si udin, satu lagi siapa?’’ sok bertanya balik si yono.
‘’ga usah pura-pura ga tau lah’’
‘’hehe, biar ga keliatan geer, sari..’’
‘’alaaah, kan kata kamu geer meningkatkan kepercayaan diri’’ si sari bilang begitu.
Tertawa lah yono, tawa senang, tawa yang tak pernah dia temukan selama 18 tahun dia berkarir dalam hidup ini. Sampai pada akhirnya kesenangan habis, dan buntu pada suatu rasa, rasa sedih karena tersadar oleh sepatah kata sari, yaitu..
‘’kamu sih, pake acara telat kenal segala’’
Sontak, diam yono, diam karena menyesal, menyesal dan mempertanyakan, harus marah ke siapa yono, harus menyalahkan siapa yono..
‘’sari, saya ingin menangis’’. Yono berkata begitu, suatu sikap yang diambil yang menurutnya cukup tepat, tidak ada salahnya lelaki menangis..
‘’nangis dong, biar seru’’. Sari malah bilang begitu.
‘’tidak jadi, nanti saya terlihat seperti banci di depan kamu’’. Lagi-lagi berdalih, padahal muka sudah tak karuan.
‘’sari, kalau saya nunggu kamu bagaimana?’’
‘’terserah kamu itu mah, tapi gimana kalau 5 tahun ke depan saya masih sama udin?takdir siapa yang tahu. Saya takut kamu sia-sia selama 5 tahun ntar, saran saya jangan’’
‘’jangan lama-lama dong’’
Senyumlah sari, dan selanjutnya, Saling lempar senyuman pun terjadi, senyum manis yang dikeluarkan sari akhirnya mengalahkan kelemahan seorang yono, senyuman penuh arti, senyuman yang bermakna, yang terkesan senyuman itu berkata,’ yono, kau harus kuat sebagai lelaki, semoga kau bisa menemukan pengganti sari, pengganti yang jauh lebih baik dari sari’. Seiring terbenamnya matahari, mereka pun menjejakkan langkah bersama, menuju tempat asal, tempat dimana udin menunggu sari. Udin yang menunggu untuk pulang bersama, bergandengan tangan, memamerkan kehangatan, kehangatan yang ingin diraih yono. Tapi tak bisa.
Setelah sholat magrib, dan keluar dari pintu mesjid, terlihat didepan yono, sebuah wacana yang tersirat, terfantasi dibenak yono tadi. Ya.. sari dan udin pulang bersama, bergandengan tangan, memamerkan kehangatan, kehangatan yang ingin diraih yono. Tapi tak bisa. Benar-benar tidak bisa..’tak apalah’ pikir yono, jika sari senang selama 5 tahun dengan udin, yono pun siap untuk 5 tahun menjadi mercusuar. Terang di permukaan, yang padahal jauh didalam dirinya, kelam. Konsekuensi hidup, pilihan. Terserah yono..
ed, biar tak romantis tapi usaha..09.57 WIB
kelinci99
ReplyDeleteTogel Online Terpercaya Dan Games Laiinnya Live Casino.
HOT PROMO NEW MEMBER FREECHIPS 5ribu !!
NEXT DEPOSIT 50ribu FREECHIPS 5RB !!
Ada Bagi2 Freechips Untuk New Member + Bonus Depositnya Loh ,
Yuk Daftarkan Sekarang Mumpung Ada Freechips Setiap Harinya
segera daftar dan bermain ya selain Togel ad juga Games Online Betting lain nya ,
yang bisa di mainkan dgn 1 userid saja .
yukk daftar di www.kelinci99.casino